Minggu, 20 Juni 2021

Klanjutan Cerita Napak Tilas PPDSM .

 

Maka dengan peristiwa “peristiwa penanda tanganan proses pembangunan waduk kedung ombo  “Dengan notabennya menjadi waduk terbesar seasia pada saat itu penulis menjadi bertambah semangat untuk menuliskan nilai nilai luhur para tokoh leluhur tersebut termasuk K. ruslan dan  K. jahuri sebagai perintis berkembangnya ajaran islam di wilayah Grobogan paling selatan ini beliaunya termasuk telah mendirikan pon pes tanpa nama yang menjadi linspirasi penulis sehingga memberanikan diri mendirikan pon pes Darussalam muda pada tahun 1994 singkat kata berdirinya pon pes Darussalam Muda di latar belakangi oleh :

1)       Menjunjung tinggi nilai – nilai luhur para wali dan para kyai yang telah dengan semangat mengajarkan ajaran islam dengan kehidupan yang sangat bersahaja dan serta dalam keadaan keterbatasan

2)       Nunggak semi (Menindak lanjuti) meneruskan pondok pesantren yang telah didirikan Mbah K.H Ruslan pada saat jaman penjajahan belanda ( tetapi terbakar pada jaman jepang .

3)       Semangat yang diberikan oleh para kyai antar lain :

a)       Mbah kyai Ruslan ( Sang  tembus pandang )

b)       Mbah K.H Purwadi (Waro’)

c)       Mbah K. H Abdul Aziz Bakri (Ahli Wirid)

d)       Mbah K. H Salman Dahlawi ( Istiqomah )

e)       Mbah K. Hasan Minhaj ( Waskito )

f)        Mbah K. H Ali Muhammad (Sensitif )

g)       Mbah K. H Fathoni (Berwawasan )

h)       Mbah K. H Abdurrohman Khudhori ( Rensponsif )

Dan masih banyak lagi


Libur Lebaran 2024 PONDOK PESANTREN DARUSSALAM MUDA SURU

Libur Lebaran 2024, Mulai Besok Pagi Santri Pesantren Darussalam Muda Mulai Mudik ke Kampung Halaman Geyer,- 10 Hari sebelum lebaran idulfit...